PendidikanUmum

Tinjau SR Terintegrasi Tuban, Gubernur Khofifah Ajak Anak-Anak Berani Bermimpi Setinggi Langit

235
×

Tinjau SR Terintegrasi Tuban, Gubernur Khofifah Ajak Anak-Anak Berani Bermimpi Setinggi Langit

Share this article

BISNISINSPIRE.COMTUBAN, 30 JULI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi yang berlokasi di Jl. Letda Sucipto, Kelurahan Mondokan, Kabupaten Tuban, Rabu (29/7).

Didampingi Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzki, peninjauan ini dilakukan Gubernur Khofifah guna memastikan kesiapan fasilitas sekolah rakyat yang hari ini , Kamis tanggal 30 Juli 2026 dilaksanakan open house.

Gubernur Khofifah melakukan penyapaan dengan semua calon siswa dan orang tua , meoakukan dialog dan dilanjutkan peninjauan kantin juga ruang-ruang kelas yang akan digunakan siswa-siswi yang berasal dari desil 1 dan desil 2 tersebut. Tidak hanya itu, Gubernur Khofifah juga meninjau fasilitas penunjang seperti masjid Sekolah Rakyat serta lapangan olahraga yang dapat digunakan untuk berbagai aktivitas seperti sepakbola dan basket.

“Alhamdulillah, kampus seindah ini, sekolah sebagus ini, kantin se-convenient ini, lapangan olahraga yang luar biasa, tentu ini menjadi medium pembelajaran yang luar biasa pula,” ujarnya.

“Harapan kita ekosistemnya nanti akan tersupport, dari mulai kepala sekolah, guru-guru, laboratorium, dan semuanya bisa memberikan ruang tumbuh kembang bagi penyiapan proses pendidikan di sini untuk menghasilkan SDM-SDM kualitatif, berkarakter, dan tentu memiliki integritas yang tinggi,” ujarnya.

SRT Tuban ini merupakan hasil sinergi luar biasa dari semua elemen. Penyiapan lahan dilakukan oleh Pemerintah Kab. Tuban, gedung disiapkan oleh Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan ekosistem.

“Bahkan, pendamping PKH ada yang mendekati satu keluarga sampai 10 kali, baru mereka mengizinkan putra atau putrinya dikirim untuk sekolah di sini. Jadi ada yang hunting untuk peserta didik,” tuturnya.

“Ada anak-anak yang saya tanya kelas berapa, belum tahu. Itu artinya mereka kemungkinan besar putus sekolah. Jadi memang melakukan hunting seperti ini, kalau kawan-kawan media juga membantu, sangat bagus sekali,” imbuhnya.

See also  Berkat EAZI, Kunjungan Kapal di TPK Nilam Naik 21 Persen dan Arus Petikemas Tembus 49.685 TEUs

Hal ini, sebut Gubernur Khofifah, merupakan bagian dari perwujudan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang menekankan prinsip _no one left behind_.

“Ini menurut saya sesuatu yang sangat strategis dari keinginan pemerintah untuk bisa membangun kesempatan dan ruang anak untuk bisa berkembang dengan baik. Tidak boleh ada satu orang pun yang tertinggal,” terangnya.

“Dan menurut Pak Bupati, di sini banyak titipan bukan hanya dari Tuban, tapi juga Pati dan Bojonegoro. Artinya, ini bisa menjadi ruang di mana anak-anak saling berinteraksi dengan sesama kawannya dari berbagai daerah,” lanjut Gubernur Khofifah.

Lebih jauh, mantan Menteri Sosial RI itu mengatakan dirinya sempat berpesan kepada kepala sekolah untuk menghadirkan psikolog sebulan sekali untuk mengantisipasi berbagai tantangan, termasuk potensi perundungan. Dikatakannya, hal ini merupakan lanjutan dari konsolidasi sosial yang dulu dilakukan setiap selepas Maghrib pada satu bulan pertama di SR rintisan.

“Dulu dikumpulkan agar ada ruang berinteraksi yang lebih bisa saling terbuka, saling menghormati, saling menghargai dan saling gotong-royong. Kalau di asrama, kalau ada kawannya sudah waktunya masuk sekolah dan belum bangun, mereka mau membangunkan, kemudian membiasakan antri. Itu luar biasa menurut saya, proses bangunan kedisiplinan di asrama luar biasa,” jelasnya.

SR ini dinilai Gubernur Khofifah lengkap karena memiliki gedung SD, gedung SMP, gedung SMA, 2 rusun guru, dapur, kantin, asrama putri dan putra untuk masing-masing jenjang pendidikan, serta guest house untuk wali murid yang sedang berkunjung.

Selain itu, ada pula running track, lapangan sepakbola, lapangan basket, dan aula yang luasnya sangat mencukupi dan mampu menunjang berbagai kegiatan.

“Kawan-kawan bisa cari di SMP, SMA, atau SMK. Betapa susahnya mendapatkan kualitas lapangan seperti ini. Jadi tinggal bagaimana ekosistem ini bisa dijaga oleh semuanya sehingga melahirkan anak didik yang luar biasa pula,” tekannya.

See also  Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Singapura Kembali Jadi yang Terbaik

SR Terintegrasi Tuban ini akan melakukan open house hari ini, Kamis tanggal 30 Juli. Sehingga siswa-siswi sudah akan mulai belajar dan menempati ruang-ruang kelas pada hari ini tanggal 30 Juli .

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah memberikan 196 tas sekolah dan alat ibadah kepada masing-masing siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Tak hanya itu, dirinya juga menyapa dan bercengkrama dengan peserta didik juga wali murid.

“Lihat sekolahnya, luar biasa. Yang sekolah di sini pasti juga luar biasa. Ada yang ingin jadi gubernur? Ada yang ingin jadi tentara? Polisi? Seperti kata Bung Karno, anak anak harus bermimpi setinggi langit, jika jatuh maka akan jatuh di antara bintang-bintang, belajar yang baik, disiplin semoga semua cita citamu tercapai,” katanya.

“Mudah-mudahan sukses dan tercapai cita citamu. Kepada wali murid, doakan anak-anak panjenengan sehat di sini, sekolahnya berjalan dengan baik dan cita-citanya tercapai,” pungkas Gubernur Khofifah kepada siswa-siswi dan orangtuanya.
(BMU)